KaltimSamarinda

LKPJ 2025 Samarinda: Ekonomi Tumbuh 6,22 Persen, Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Seputar Nusantara – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025.

Hal ini disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang dipaparkan di hadapan DPRD Samarinda.

Dalam paparannya, Andi Harun menegaskan bahwa perekonomian daerah tetap tumbuh kuat di tengah tekanan global. Samarinda mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,22 persen, yang menjadi salah satu tertinggi di Kalimantan Timur.

“Ini menandakan fondasi ekonomi daerah cukup kuat menghadapi tekanan eksternal,” ujarnya.

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator sosial juga menunjukkan perbaikan signifikan. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 4,30 persen menjadi 3,45 persen, sementara angka pengangguran menurun dari 5,75 persen menjadi 5,31 persen.

Menurut Andi Harun, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai program pemerintah.

“Ini hasil dari kombinasi program pengurangan beban masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Di sektor kualitas hidup, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Samarinda juga mengalami peningkatan menjadi 83,53. Angka ini menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur dan bahkan melampaui rata-rata nasional.

Dari sisi fiskal, kinerja keuangan daerah juga terjaga. Target pendapatan daerah sebesar Rp5,516 triliun terealisasi Rp5,020 triliun atau 91,01 persen.

Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,138 triliun, pendapatan transfer Rp3,867 triliun, serta lain-lain pendapatan sah Rp14,234 miliar.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp5,226 triliun dari total alokasi Rp5,800 triliun atau sebesar 90,10 persen.

Belanja ini didominasi oleh belanja operasi dan belanja modal yang mendukung pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik.

“Belanja daerah didominasi belanja operasi dan belanja modal yang menopang pembangunan infrastruktur dan layanan publik,” ungkapnya.

Meski berbagai capaian menunjukkan tren positif, Andi Harun mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan. Ia menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Kami tidak berpuas diri. Perbaikan berkelanjutan akan terus kami dorong agar Samarinda semakin maju dan layak huni,” tegasnya. (*)

Back to top button