Samarinda

Panggil Dinas PUPR, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Terowongan Gunung Manggah

Seputar Nusantara – Pembangunan terowongan Gunung Manggah telah disetujui oleh pihak DPRD Kota Samarinda. Salah satu anggota menyatakan pendapatnya, Guntur yang merupakan anggota Komisi III DPRD Samarinda mengatakan bahwa keputusan pembangunan terowongan gunung manggah telah disepakati oleh pihak legislatif.

Akan tetapi minimnya progres, Komisi III DPRD Samarinda tak henti lakukan komunikasi agar terowongan tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan target. Guntur kemudian menyatakan dalam pertemuan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, mereka mengaku tidak ada permasalahan.

Sehingga dapat dikatakan bahwa pembangunan terowongan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

“Memang yang menjadi PR saat ini masih ada beberapa lokasi yang belum dibebaskan. Mungkin kendalanya di situ,” kata Guntur

Diketahui kemudian bahwa terdapat kendala pembebasan lahan warga. Kendala pembebasan lahan itu terjadi karena sebagian besar warga memiliki hak hukum yang kuat dalam kepemilikan tanah.

“Kami pun di Komisi III agak bingung dengan masalah MYC ini. Kenapa bisa lama? Karena kami lihat persiapannya sudah baik jauh-jauh hari,” lanjut Guntur.

Pembangunan terowongan Gunung Manggah tersebut dicanangkan dapat menjadi solusi dari kemacetan di Sungai Dama akan tetapi menurut Guntur, yang perlu diperhatikan adalah permasalahan sosial yang harus segera dituntaskan agar memuluskan pembangunan fisik terowongan.

“Karena sejak Mahkota II dibuka, Sungai Dama pasti macet. Sehingga Pak Wali pasti sudah mengkaji sehingga harus membangun terowongan,” pungkasnya. (ist/jw-kk)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button