Komisi IV DPRD Samarinda Dukung Penghapusan Skripsi, Sri Puji Astuti Sebut Kurang Efektif

Seputar Nusantara – Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mendukung rencana Kemendikbudristek RI, menghapus ujian skripsi bagi mahasiswa.
Sebelumnya, Mendikburistek, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan kebijakan soal skripsi tidak wajib diberlakukan di seluruh kampus, tetapi syarat kelulusan mahasiswa itu sepenuhnya menjadi hak tiap perguruan tinggi.
Sri Puji Astuti menilai penyusunan skripsi ini memang kurang produktif, mengingat banyaknya mahasiswa yang menggunakan jasa pembuatan skripsi.
“Mungkin maksud Pak Nadiem ingin mengganti skripsi dengan lain yang lebih produktif. Terkadang skripsi juga dikerjakan orang lain dan dengan judul yang sama, itu membuat mahasiswa tidak siap untuk turun di dunia bekerja,” kata Puji.
Bagi Politikus Partai Demokrat itu, harus ada terobosan baru di seluruh kampus agar dapat lebih meningkatkan kualitas mahasiswanya.
“Jadi bekal mahasiswa itu lulus setelah sarjana dan siap terjun ke masyarakat dan mendapatkan pekerjaan. Karena itu pasti ada cara lebih produktif dan lebih efektif yang membuat mahasiswanya siap bekerja,” pungkasnya. (adv)