Samarinda

Kurikulum Merdeka Mulai Diterapkan di Samarinda, Sri Puji Astuti Ingatkan Pemkot Banyak Sekolah Masih Butuh Perhatian

Seputar Nusantara – Sri Puji Astuti, Komisi IV DPRD Samarinda, mengapresiasi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Samarinda semakin menggeliat dengan perkembangan positif.

Menurutnya, hampir semua sekolah di Samarinda telah mengadopsi kurikulum ini, yang menandai langkah signifikan dalam pengembangan pendidikan di daerah Samarinda.

Meskipun banyak sekolah telah berhasil beralih ke Kurikulum Merdeka Belajar, Sri Puji Astuti menyoroti bahwa masih ada sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat dan daerah.

“Sarana dan prasarana, peningkatan SDM, serta ketersediaan buku pelajaran adalah beberapa hal yang perlu menjadi prioritas dalam mendukung penerapan kurikulum ini” Jelasnya Jumat (13/10/2023).

“Pembiayaan pelatihan guru mungkin diperlukan, serta pemahaman orang tua tentang perubahan ini juga menjadi fokus,” tambahnya.

Selain itu, Sri Puji Astuti menekankan pentingnya peran guru penggerak sekolah dan kepala sekolah penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum ini dengan baik.

Kurikulum Merdeka Belajar dianggap sebagai langkah positif dalam memajukan sistem pendidikan, namun Sri Puji Astuti menekankan bahwa butuh kesiapan dari berbagai pihak untuk menghadapi tantangan yang ada.

Dalam konteks ini, kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, guru, serta orang tua murid dianggap sangat penting untuk memastikan kesuksesan penerapan kurikulum revolusioner ini di Kota Samarinda.

Membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

“Dengan upaya yang tepat, diharapkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kualitas pendidikan di Kota Samarinda,” tegasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button