Samarinda

DPRD Samarinda Minta Pemkot Segera Rampungkan Proyek Penanganan Banjir

Seputar Nusantara – Pemkot Samarinda terus mengejar pengerjaan proyek dengan skema Multi Years Contract (MYC) penanganan banjir di kawasan Bengkuring dan Desa Pampang.

Diketahui tenggat waktu pekerjaan MYC dikejar dalam waktu tiga tahun pengerjaan. Pada Agustus 2023 ini, progresnya mencapai 10 persen.

Memasuki tahun kedua ini proyek dengan skema Multi Years Contract (MYC) dengan tenggat waktu tiga tahun itu progresnya pada Agustus ini seharusnya mencapai 10 persen.

Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus kembali bersinggungan pada persoal pembebasan lahan masyarakat, sehingga penyebab progres proyek terhambat.

“Karena progresnya ini agak lambat dan tentunya harus dilakukan bertahap, nanti akan kami rapatkan terkait pembuatan retensi ini setiap seminggu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca meyakini progres pada proyek milik Pemkot Samarinda itu tentunya dapat segera ditangani dengan baik oleh pihak terkait.

Terlebih, lanjut dia, pembangunan suatu infrastruktur di suatu daerah di Samarinda tentunya sudah diseleksi dan melalui kajian terlebih dahulu.

“Setelah permasalahan di lapangan selesai pasti pemkot kebut pengerjaannya. Kalau masalah soal tanah itu kan berdasarkan data, jadi sebenarnya hal seperti ini tidak pusing,” ungkap Markaca.

Politikus Partai Gerindra itu berharap pembangunan infrastruktur untuk mengatasi persoalan banjir yang sangat dibutuhkan masyarakat ini dapat segera rampung.

“Progresnya lambat ini kan karena ada kendala bukan berarti macet tapi kerjanya terkendala,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button