DPRD Samarinda

Jumlah UMKM Meningkat, Rohim Ingatkan Bukan Sebatas Kuantitas

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim menegaskan bahwa besarnya jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Samarinda memang perlu diapresiasi. Menurutnya, ini merupakan keberhasilan bersama dalam upaya menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan.

Namun ia menegaskan, perkembangan UMKM ini tidak bisa sebatas dilihat dari jumlah pelaku usahanya saja. Namun bagaimana UMKM di Samarinda ini benar-benar memiliki kualitas yang baik, dan optimal dalam mendukung perputaran roda ekonomi daerah.

“Penambahan jumlah UMKM di Samarinda ini memang salah satu dari 10 program prioritas Wali Kota Samarinda. Namun yang perlu diingat, bukan sebatas jumlah UMKM ini bertambah,” jelasnya.

Ia menyebut dari data yang ia terima, sudah ada 17 ribu pelaku UMKM di Samarinda. Anngka tersebut terbilang fantastis, namun data tersebut merupakan UMKM yang sudah terdata dalam Online Single Submission (OSS).

“Ini harus dikroscek secara factual. Bukan hanya UMKM yang terdata di OSS, tapi apakah UMKM itu benar-benar beroperasi dan dalam kondisi sehat,” sambung dia.

“Jangan sampai, datanya sampai belasan ribu, tapi yang sehat dan bisa beroperasi hanya sekitar lima ribu. Artinya ini hanya banyak saja (UMKM-nya). Tapi tidak maksimal,” tambahnya lagi.

Ia berharap, angka 17.000 tersebut menggambarkan UMKM yang benar-benar sehat dan mandiri, bukan hanya yang memiliki izin OSS saja.  Evaluasi dan pembenahan data UMKM dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian usaha-usaha kecil ini di masa depan.

 

Back to top button