
Seputar Nusantara – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin mengatakan PAD dari retribusi parkir tahun 2022 ditargetkan sebesar Rp 3.5 Miliar. Hal tersebut, menurutnya dapat ditingkatkan pada tahun 2023 dengan mempercepat penerapan e-parkir di beberapa ruas jalan.
Hal itu ia sampaikan setelah berkoordinasi bersama Bapenda mengenai realisasi PAD Kota Samarinda tahun 2022.
Hermanus Barus selaku Kepala Bapenda Samarinda mengungkapkan retribusi parkir di bulan Juli 2022 terealisasi Rp 926 Juta.
“Selain itu untuk keseluruhan tahun 2022 Pemkot Samarinda menargetkan pendapatan sebesar Rp. 2,6 triliun. Hingga bulan Juli telah terealisir sebesar Rp 1,1 triliun atau 43,89 persen,” ujar Barus.
Menurut Fahruddin, Komisi II meminta Bapenda untuk memaksimalkan upaya pendataan PAD, salah satunya juga retribusi parkir yang belum maksimal.
“Jika dikalkulasikan 10 persen saja kendaraan parkir atau 78 ribu kendaraan per hari dikalikan retsribusi pakir yang dipungut Rp2.000, maka pendapatan dari retribusi parkir bisa mencapai sekitar Rp 156 juta per harinya, per bulan bisa miliaran,” urainya.
Fahruddin berharap Pemkot bisa tegas dalam pengelolaan parkir di Samarinda dalam upaya peningkatan PAD, dan diharapkan meningkat signifikan setiap tahunnya.