Pemkot Lakukan Penyerahan Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Polresta Samarinda

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan segera berlangsung, beragam persiapan sudah mulai dilakukan oleh Pemkot Samarinda, salah satunya mempersiapkan Pasukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM-TPS) pada lokasi-lokasi pemungutan suara.
Setelah mengukuhkan 5.162 anggota PAM TPS se-Kota Samarinda, Pemkot akhirnya melakukan penyerahan Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Polresta Samarinda dalam apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2024 di eks Bandara Temindung Samarinda, pada Kamis (01/02/2024).
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang memimpin langsung jalannya kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa setelah pemerintah melakukan rekrutmen dan pembinaan, dalam apel ini secara resmi Pemkot Samarinda menyerahkan pendayagunaan PAM TPS di bawah BKO TNI-Polri.
“Mereka akan bertugas untuk menjaga keamanan dan kondusifitas jalannya pemungutan suara pada 14 Februari mendatang dan akan selesai pada 23 Februari nanti,” tuturnya.
Sebagai informasi, jumlah TPS yang ada di Kota Tepian saat ini mencapai 3.000 TPS. Seharusnya, kata Andi Harun, anggota PAM TPS se-Kota Samarinda ini berjumlah 6.000 orang, karena idealnya setiap TPS akan dijaga oleh dua personil PAM TPS.
“Tapi saya kira dengan jumlah 5.162 anggota PAM TPS ini sudah bisa mengcover menjadi BKO TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta kondusifitas pemungutan suara nanti,” tegasnya.
Ia mengharapkan penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kota Samarinda bisa berjalan tertib, aman dan kondusif, sehingga menghasilkan contoh yang baik dalam pelaksanaan Pemilu di seluruh Indonesia. (*)