DPRD Samarinda Bersama Disdikbud Bahas Program Pendidikan di Samarinda

Seputar Nusantara – Peningkatan mutu dan kualitas bidang yang memberikan kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan atas dasar kerja sama dari legislatif dan eksekutif. Dalam hal ini, kedua pihak tersebut sedang berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda.
Pada tahun 2023 ini DPRD Samarinda bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda melakukan pembahasan mengenai penyelenggaraan pendidikan. Pembahasan tersebut dilangsungkan di ruang rapat gabungan DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat pada tanggal 3 Januari lalu.
Sri Puji Astuti selaku Ketua Komisi IV DPRD Samarinda memimpin langsung rapat tersebut dengan didampingi oleh Sekretaris Komisi IV, Deni Hakim Anwar. Tak lupa pula hadir Kepala Disdikbud, Asli Nuryadin beserta jajaran.
Dalam rapat tersebut, Sri Puji Astuti kemudian membahas mengenai SDM dan pembangunan fisik baik Rekap Pembangunan Fisik tahun 2022 maupun untuk perencanaan tahun 2023. Selain itu, dibahas pula mengenai PPDB tahun 2023, Insentif Guru 2023, Kekurangan Guru, PLA, Sekolah Penggerak dan IKM, Anggaran 20% Pendidikan, Perwali TPP GTK dan lain-lain.
“Di awal tahun ini, kami membahas program di tahun 2023. Tapi kegiatan pertemuan ini rutinitas setiap bulan sekali dengan Dinas Pendidikan terkait permasalahan yang ada di dunia pendidikan khususnya di Samarinda,” kata Sri Puji Astuti.
Seusai rapat, Sri Puji Astuti menyatakan harapannya terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda agar melakukan kolaborasi dengan beberapa pihak. Terkhusus untuk membentuk tim terpadu dalam rangka penyelesaian pemasalahan pernikahan dini, narkoba, dan LGBT di kalangan pelajar.
Asli Nuryadin juga memberikan pernyataan sejumlah perkembangan pendidikan di Samarinda. Antara lain pembangunan infrastruktur sekolah telah selesai sehingga sekolah yang bergabung sudah memiliki gedung sendiri.
Selain itu, di tahun 2023 Disdikbud Samarinda akan mengupayakan pengangkatan guru honorer sebagai PPPK. (sn/ist/ysm)