Pemkab PPU Matangkan Persiapan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Seputar Nusantara – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) saat ini sedang memantapkan rencana pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mudiyat Noor, Bupati Penajam Paser Utara, menargetkan pelaksanaan program ini dapat berjalan sepenuhnya di seluruh sekolah di PPU sebelum tutup tahun 2025.
“Program MBG wajib kita dukung bersama. Saya ingin pelaksanaannya di PPU bisa maksimal dan mencapai seratus persen sebelum akhir tahun,” kata Mudiyat Noor.
Menurutnya, dengan anggaran Rp 10.000,- per porsi, penyediaan makanan bergizi bagi siswa di sekolah sebenarnya cukup realistis.
Dirinya lalu memaparkan perhitungan sederhana mengenai bahan kebutuhan pokok, mulai dari ayam, telur, hingga bumbu dapur.
“Kalau satu sekolah ada 200 murid, ayam seharga Rp 45.000,- bisa dipotong 12 bagian, ditambah telur dan bumbu, itu sudah cukup. Tinggal bagaimana kreatifitas kita mengelolanya,” jelasnya.
Mudiyat Noor juga membuka ruang partisipasi masyarakat, khususnya orang tua yang mampu, untuk turut menyumbangkan sayur atau kebutuhan tambahan lainnya. Sedangkan untuk air minum, siswa dianjurkan membawa sendiri dari rumah.
Guna memastikan keberlangsungan program, Pemkab PPU akan menutup kekurangan anggaran yang tidak tercakup dari pusat melalui alokasi dana daerah.
“Sisanya akan ditanggung Pemkab PPU. Tinggal bagaimana pengelolaannya bisa diatur dengan baik,” sebutnya.
Mudiyat Noor menegaskan PPU siap menjadi daerah percontohan nasional untuk pelaksanaan MBG. Ia bahkan berencana mengundang Presiden agar melihat langsung pelaksanaan program ini di sekolah-sekolah PPU.
“Kita ingin Penajam Paser Utara bisa menjadi teladan. Jika program ini sukses, perhatian terhadap sekolah di PPU tentu akan semakin besar,” tegasnya. (*)