Samarinda

Pembangunan Terowongan Gunung Manggah dikatakan Jalan di Tempat Oleh DPRD Samarinda

Seputar Nusantara – Usulan mengenai pembangunan terowongan Gunung Manggah di Samarinda telah di sepakati oleh anggota DPRD Kota Samarinda. Hal ini dikatakan dapat menjadi solusi atas kemacetan yang terjadi di kawasan Sungai Dama.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Guntur menyatakan pendapatnya mengenai hal ini.

“Karena sejak Mahkota II dibuka, Sungai Dama pasti macet, sehingga Pak Wali pasti sudah mengkaji sehingga harus membangun terowongan,” ujarnya.

Akan tetapi diketahui bahwa kini pembangunan terowongan dinilai seakan berjalan di tempat dikarenakan hingga saat ini Pemerintah Kota Samarinda belum menuntaskan pembebasan lahan di Jl Kakap dan Jl Sultan Alimuddin.

Mengenai hal tersebut, Guntur kemudian membeberkan dalam waktu dekat Komisi III akan melakukan hearing dengan Dinas PUPR Kota Samarinda sebagai mitra kerja di pemerintahan. Di samping itu, Pemerintah Kota Samarinda berencana melakukan Groundbreaking Terowongan Gunung Manggah pada Jumat 20 Januari mendatang.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra turut meminta adanya pembebasan lahan terlebih dahulu dituntaskan sebelum pengerjaan fisik terowongan dimulai. Baginya, hal itu harus dilakukan guna memperlancar pengerjaan proyek terowongan oleh pihak ketiga yang pada Desember tahun lalu memenangkan lelang.

“Selesaikan dulu masalah sosial biar pihak ketiga yang bekerja itu aman tidak terganggu,” pungkas Samri. (sn/ist/ysm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button