DPRD Samarinda

Tak Ingin Seperti Pasar Pagi, Joha Fajal Ingatkan Warga yang Tolak Pembangunan Dermaga Samarinda Seberang

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Diterima informasi, ada sebagian warga yang menolak pembangunan dermaga di Kecamatan Samarinda Seberang. Merespons hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mengingatkan agar polemik yang terjadi di Pasar Pagi Samarinda, agar jangan sampai terulang lagi.

Politisi Partai Nasdem ini menegaskan, agar jangan sampai ada masyarakat yang merasa terintimidasi dengan adanya rencana pembangunan dermaga tersebut. Apa yang terjadi di Pasar Pagi, seharusnya bisa menjadi bahan pembelajaran bagi Pemkot Samarinda untuk melaksanakan pembangunan.

“Kita berikan mereka (warga) pemahaman. Meskipun itu hak pemerintah, tapi kita harus memanusiakan mereka. Mereka itu warga kita,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemkot Samarinda melalui Asisten II, Sam Saimun menerangkan memang ada sejumlah warga yang menolak rencana tersebut. Untuk jumlah bangunan yang terdampak pembangunan tersebut mencapai 35 bangunan.

Rencana pembangunan dermaga dilakukan untuk mendukung keberadaan Masjid Tua di Kecamatan Samarinda yang kini berstatus cagar budaya dan masuk Top 3 Wisata Religi di Kaltim.

Di kawasan tersebut, tak hanya ada Masjid Tua, namun sejulmah destinasi wisata lain seperti Kampung Tenun, Kampung Ketupat, Pelabuhan Lama dan tentunya keelokan Sungai Mahakam.

Back to top button