DPRD Samarinda

Puji Dorong Jumlah Lembaga Sertifikasi Keahlian Diperbanyak

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Pemerintah pusat merencanakan, di tahun 2024 Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mulai dipindahkan ke Kaltim. Tentunya, pemindahan pusat pemerintahan akan diikuti dengan kedatangan penduduk dari berbagai daerah ke Kaltim.

Situasi ini direspons Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti dengan mengingatkan Pemkot Samarinda bahwa persaingan di dunia kerja akan semakin ketat. Karenanya Puji meminta Pemkot Samarinda bisa mengambil peran yang lebih besar dalam mempersiapkan warganya menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di pasar kerja.

Puji pun meminta Pemkot Samarinda untuk menyediakan Lembaga-lembaga yang bisa memfasilitasi kegiatan pelatihan lengkap dengan sertifikasinya.

“Sebenarnya alangkah lebih baik, kalau pemerintah punya Lembaga tersebut, atau setidaknya bekerja sama dengan Lembaga-lembaga yang menyediakan program pelatihan,” terangnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengakui bahwa selama ini pelatihan-pelatihan yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih minim.

Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak inovasi untuk mengurangi angka pengangguran terbuka, terutama bagi lulusan baru SMK, SMA yang tidak melanjutkan kuliah, atau lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan.

Dengan peningkatan pelatihan dan sertifikasi, diharapkan tenaga kerja di Samarinda akan lebih siap dan mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif, terutama dalam menghadapi era baru IKN.

“Kita perlu lebih banyak berinovasi untuk mengurangi pengangguran terbuka,” pungkasnya.

Back to top button