Libur Paskah, Puluhan Ribu Warga Serbu IKN dan Ikut Aksi Tanam Pohon

Seputar Nusantara – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipadati pengunjung selama libur Paskah pada 3–5 April 2026.
Tercatat sebanyak 59.676 orang dengan 14.382 kendaraan memasuki kawasan tersebut, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN.
Tak sekadar berwisata, pengunjung juga diajak terlibat dalam kegiatan lingkungan berupa penanaman pohon di area Miniatur Hutan Hujan Tropis.
Otorita IKN menyediakan sekitar 500 lubang tanam lengkap dengan berbagai bibit khas Kalimantan seperti balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, dan kemiri.
Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun budaya menanam sebagai identitas IKN ke depan.
“Yang menarik pada program pelayanan kepada masyarakat di liburan Paskah kali ini, kita mengajak pengunjung untuk melakukan penanaman di hutan di sekitar IKN atau di dalam KIPP. Tujuannya apa, kita ingin membudayakan bahwa budaya menanam merupakan salah satu budaya IKN untuk mengembalikan hutan hujan tropis yang menjadi visi IKN sebagai kota hutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, komposisi tanaman yang ditanam terdiri dari 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen jenis multi-purpose trees yang berfungsi mendukung keberlanjutan ekosistem.
Dalam jangka lima hingga sepuluh tahun, vegetasi tersebut diharapkan membentuk kanopi baru yang berperan dalam penyerapan karbon serta pemulihan keanekaragaman hayati.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk mengisi liburan dengan aktivitas yang edukatif sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan.
“Ini sebagai partisipasi lah untuk penanaman atau reboisasi dalam mengembangkan hutan tropisnya IKN. Jadi anak-anak kita nanti bisa lihat bahwa bukan bangunan saja yang dibangun, tapi hutannya juga,” kata Sepin, warga Samboja.
Hal serupa disampaikan Ferdy, pengunjung asal Jakarta yang mengaku mendapatkan pengalaman baru selama berkunjung ke IKN.
“Sangat seru, karena ini juga pengalamannya edukatif sekali. Kita nggak cuma nanam, tapi juga dikasih tahu pohonnya apa dan konsep hutannya seperti apa,” ungkapnya.
Selain kegiatan penanaman pohon, sejumlah destinasi di kawasan IKN juga dipadati pengunjung, salah satunya jembatan kaca di area anjungan glamping yang menawarkan panorama alam unik di tengah kawasan pembangunan.
“Pas nyampe sini, wow emang pemandangannya indah banget. Pelayanannya juga bagus, tertib, dan aman,” ujar Nur Halipah, pengunjung asal Sepaku.
Di sisi lain, suasana libur Paskah juga terasa di Nusantara Park yang dikelola Artha Graha Group.
Beragam kegiatan digelar untuk menarik minat masyarakat, mulai dari kuliner hingga lomba anak-anak seperti mewarnai dan mencari telur Paskah.
“Dari kemarin Imlek, Lebaran, sampai sekarang Paskah, antusias masyarakat semakin banyak. Setiap akhir pekan juga makin ramai,” kata Agnes selaku pengelola.
Tingginya kunjungan ini menunjukkan bahwa IKN mulai berkembang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai ruang publik yang memadukan fungsi wisata, edukasi, dan pelestarian lingkungan. (*)