
Seputar Nusantara – Pemkot Samarinda secara resmi melepas 1.024 calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Keberangkatan para jemaah dijadwalkan mulai 26 April dan dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter).
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa jumlah jemaah tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini tidak lepas dari perubahan sistem kuota yang kini mengacu pada daftar tunggu.
“Pelepasan tahun ini mencatatkan peningkatan signifikan jumlah jamaah, dari sebelumnya hanya sekitar 500 orang menjadi 1.024 orang berkat perubahan sistem kuota yang kini mengacu pada daftar tunggu (waiting list),” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut berdampak pada berkurangnya masa tunggu keberangkatan haji bagi masyarakat.
“Kebijakan baru ini juga berhasil memangkas masa tunggu rata-rata dari 40 tahun menjadi 26 tahun,” lanjutnya.
Dari total jemaah yang diberangkatkan, terdiri atas 588 laki-laki dan 436 perempuan. Sebagian besar merupakan calon jemaah yang telah mendaftar sejak tahun 2012.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah, pemerintah turut menyiapkan 18 petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta lima petugas haji daerah yang akan mendampingi selama di Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental para jemaah, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem.
“Kami berharap para jemaah menguatkan kesabaran karena perjalanan haji penuh tantangan, terutama cuaca di Arab Saudi yang sudah memasuki musim panas,” tegasnya.
Pemerintah Kota Samarinda berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (*)