DPRD Samarinda

Sri Puji Astuti Sebut Pendatang Jadi Faktor Penyebab Naiknya Angka Kemiskinan di Samarinda

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyebut para pendatang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan naiknya angka kemiskinan di Samarinda.

Hal itu disampaikan dalam agenda rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Samarinda.

Agenda RDP itu membahas penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan pengentasan kemiskinan di Kota Tepian.

Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mengatakan pendataan PMKS belum terhimpun secara maksimal.

“Samarinda yang saat ini masuk ke miskin ekstrem itu ada 989 kartu keluarga, tapi ada beberapa KK yang saat ini masih sedang ditangani,” ungkap Puji, Jumat (7/6/2024).

Puji menerangkan pada bulan Juni ini Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mencairkan dana bantuan sosial yang akan diberikan kepada 989 KK miskin ekstrem yang sudah terdata untuk mendapatkan uang sebesar Rp300 ribu per bulan.

“Mudah-mudahan dengan kita punya tim penanggulangan kemiskinan yang diketuai oleh pak Wawali akan dipermudah, tinggal bagaimana nanti kita menyusun teknis untuk penyaluran dana tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya masih harus mengevaluasi kembali terkait program kerja yang telah berlangsung oleh Dinsospermas Samarinda, khususnya terkait verifikasi dan validasi pendataan.

Pihaknya juga memprihatinkan jumlah SDM dari Dinsospermas yang terhitung hanya 27 orang untuk menangani semua permasalahan sosial yang ada di Samarinda.

“Selain anggaran, SDM nya juga harus siap. Ya jangan sampai nanti semua diarahkan ke Dinsospermas tapi SDM tidak disiapkan, karena laporan dari Dinsospermas mereka itu kekurangan pegawai,” tegasnya. (adv)

Back to top button