Subandi Soroti Kinerja KPU dalam Pemilu 2024

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi menyoroti kinerja penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya indikasi pelanggaran yang santer diberitakan membuatnya mempertanyakan bagaimana efektivitas aturan yang sudah dibuat selama ini.
“Jadi kita dibuat bertanya, apakah memang aturannya tidak bisa ditegakkan? Atau memang seharusnya begini?” ujarnya.
Ia menyebut, situasi ini menunjukkan bahwa aturan hanya berlaku di level masyarakat bawah. Sementara elit politik, dan kelompok yang ada di hirarki kekuasaan justru mempertontonka hal yang sebaliknya. Padahal sebagai negara hukum, harusnya seluruh individu memiliki hak dan kewajiban, serta posisi yang setara di mata hukum.
Subandi juga menyorot kualitas pendidikan di negeri ini, yang menurutnya memberikan dampak pada pandangan dalam penegakkan aturan. Karenanya ia mendorong agar seluruh warga Indonesia, bisa mengakses pendidikan berkualitas dengan mudah dan murah.
Sehingga ke depannya, seluruh masyarakat Indonesia berksempatan memiliki pengetahuan yang maksimal berkaitan dengan mekanisme penegakkan aturan, dalam berbagai peraturan yang berlaku.
“Ide dasar dari negara hukum adalah bahwa aturan berlaku untuk semua, tanpa pandang bulu. Namun, terkadang kita melihat di lapangan bahwa aturan tampaknya lebih memihak kepada penguasa,” pungkasnya.